Mengokohkan Nilai Kearifan Lokal Melalui 4 Pilar Kebangsaan

Ustad Zuhri M. Syazali, Lc. MA, selaku anggota DPD RI menekankan pentingnya menjaga toleransi dalam memelihara persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat dalam lingkup utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Di mana isu-isu agama, Kebhinekaan yang semakin dipolitisir ditengah-tengah masyarakat sehingga menimbulkan polemik dan keresahan,” ujar ustad Zuhri saat menggelar Nilai Kearifan Lokal melalui 4 Pilar Kebangsaaan dengan tema, “Mengokohkan Nilai Kearifan Lokal Melalui 4 Pilar Kebangsaan”.

Pertemuan ini berlangsung di Warung Bumdes Bakit, Kabupaten Bangka Barat, pada Jum’at, 22 November 2019 lalu.

Menurut ustad Zuhri juga, toleransi yang sebenarnya adalah saling menghargai dan menghormati, bukan mengikuti. Ustad Zuhri juga mencontohkan, bahwa ketika warga muslim tidak mengucapkan Selamat Hari Raya kepada Warga Kristiani atau lainnya, bukan berarti tidak toleran, “Namun dalam keyakinan kita umat muslim, tidak diwajibkan, dengan demikian hal itu seharusnya dimengerti dan diterima sebagai bentuk toleransi, sebaliknya juga seperti itu,” ujar ustad Zuhri kembali menegaskan hakikat toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.